Langkah Awal: Akuisisi dan Pengeditan
Langkah pertama dari proses penerbitan adalah akuisisi dan pengeditan. Akuisisi dapat terjadi dengan berbagai cara, tetapi umumnya penulis mengirimkan draf naskah mereka atau proposal ke beberapa jasa penerbit buku. Jika penerbit tertarik dengan karya tersebut, dia akan mengadakan rapat dengan tim akuisisi untuk membahas pro dan kontranya. Tim akuisisi tidak hanya terbatas pada editor namun termasuk orang-orang dari departemen penjualan, pemasaran, dan publisitas juga untuk mengevaluasi akan seberapa baik penjualan di pasar saat ini. Jika mereka menyukai proposal atau naskah tersebut, mereka akan menawarkan kontrak kepada penulis.
Setelah membuat kontrak, baik dengan bantuan jasa penerbitan buku atau secara mandiri, buku si penulis akan memulai perjalanannya melalui proses penyuntingan. Proses penyuntingan dapat diringkas dalam tiga langkah: penyuntingan struktural, penyuntingan konten, dan penyuntingan teknis. Pengeditan struktural berfokus pada cara naskah tersebut disusun dan apakah masuk akal. Editor penerbit atau layanan dukungan publikasi internal akan memberikan saran untuk pengeditan yang akan dilakukan oleh penulis.
Langkah Berikutnya: Desain, Penataan Huruf, Pencetakan, dan Pengoreksian
Penerbit atau layanan dukungan publikasi internal akan bekerja sama dengan penulis untuk memastikan bahwa buku terlihat rapi saat dicetak. Penulis akan memilih desain sampul, font, dan lain-lain dengan tujuan membikin buku kelihatan bagus sesuai keinginan penerbit dan penulis. Tes cetak akan dilakukan dan kemudian mengoreksi kembali untuk memastikan tidak ada kesalahan tersembunyi yang tidak tertangkap oleh proses pengeditan.
Langkah Akhir: Penjualan, Pemasaran, Publisitas
Pemasaran dan publisitas sangat dibutuhkan untuk memastikan buku atau naskah si penulis berakhir di depan pembaca yang tertarik padanya. Penerbit akan terlibat dalam pemasaran dan publisitas buku baru yang menjanjikan penjualan yang optimal. Pada zaman sekarang, pemasaran dapat mencakup bermacam-bagai metode. Buku si penulis dapat dipasarkan melalui iklan di surat kabar atau jurnal bahkan mungkin juga diminta untuk memasarkannya di podcast, melalui wawancara. Layanan dukungan publikasi yang ditawarkan oleh tim jasa penerbitan juga akan membuat penulis bersemangat saat mereka bekerja dengan jaringan distributor buku dan meyakinkan mereka untuk membeli buku si penulis dan menjualnya.