Investasi Reksadana Halal atau Haram?

By | April 15, 2022

Bagi umat muslim, melakukan transaksi secara halal adalah rawa. Ini adalah proposal bagi umat muslimuntuk hanya menggunakan cara yang sah untuk menjalani hidup mereka. Baru-baru ini, diskusi tentang transaksi halal juga telah meresapi pertanyaan apakah investasi reksa dana halal atau haram?   .

Masih banyak umat muslimyang mempertanyakan status berinvestasi reksa dana yang sah di  mata muslim. Agar lebih meyakinkan siapa yang masih mempertanyakan halal reksa dana, berikut penjelasan dan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Apakah berinvestasi di reksa dana halal atau haram?

Berkenaan dengan pertanyaan apakah investasi reksadana halal atau haram Berinvestasi reksa dana adalah halal.” Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengklarifikasi status investasi reksa dana sebagai bagian dari proses jual beli yang diizinkan dari sudut pandang muslim.

 Majelis Ulama Indonesia (MUI)  juga mengeluarkan  pendapat penasehat No. 20/DSN/-MUI/IV/2001, yang pada dasarnya memungkinkan umat muslimuntuk berinvestasi di sektor reksa dana, dengan mendapatkan keuntungan dari pengembalian yang dihasilkan.

Dengan cara ini, bagi Anda yang masih enggan berinvestasi reksa dana karena takut akan Undang-Undang Reksa Dana di mata muslim, Anda bisa mengecek fatwa MUI agar lebih meyakinkan.

Memungkinkan jual beli selama tidak bertentangan dengan hukum

Seperti yang dibahas sedikit di atas, investasi dalam reksa dana termasuk dalam proses jual beli yang diizinkan oleh muslim. muslimsendiri menganggap bahwa semua kegiatan jual beli (transaksi) diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan hukum muslim.

Spekulasi adalah situasi di mana seseorang menyerahkan propertinya kepada orang lain untuk diperdagangkan, di mana keuntungan komersial dibagi rata antara dua orang dengan perjanjian yang awalnya disepakati.

Badan adalah pengalihan kekuasaan oleh satu pihak ke pihak lain dalam hal-hal yang sudah dapat diwakili. Dalam berinvestasi di reksa dana, spekulasi muncul dalam hubungan kerja sama antara investor dan manajer investasi.

Muslim dapat berinvestasi di reksa dana yang sah

Investasi reksa dana sebenarnya adalah sekelompok aset dari investor yang dikelola oleh manajer investasi. Kelompok aset ini bisa berupa obligasi utang dan saham. Bagi umat muslim, ketiga aset ini bisa Anda investasikan di reksa dana syariah.

Berinvestasi dalam reksa dana syariah adalah semacam investasi sah yang dilakukan sesuai dengan hukum muslimdan beberapa hukum muslim.

Dalam investasi reksa dana syariah, obligasi dianggap sesuai dengan prinsip syariah muslim yang mewajibkan transaksi jual beli memiliki perjanjian sewa (rente) dan bagi hasil (strike). Di sisi lain, investasi di reksa dana diizinkan oleh MUI asalkan perusahaan investasi tidak terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan hukum muslim.

Paradoks meliputi: perusahaan , lembaga investasi tradisional, serta pembuatan, perdagangan dan perdagangan makanan dan minuman terlarang.

Selain itu, kontrak pembelian investasi reksa dana yang dilakukan oleh perusahaan investasi tidak boleh mengandung elemen, transaksi yang tidak jelas, transaksi margin, produk yang dibeli pertama kali, dan transaksi yang melibatkan orang dalam.

Beberapa contoh investasi reksa dana pada saham yang sah dan halal yang dijamin adalah Indonesian Legitimate Equity Index (ISSI) dan Jakarta muslim Index (JII). Masing-masing entri modal ini ada dalam daftar sekuritas yang sesuai dengan syariah.

Jadi artikel yang membahas apakah investasi reksa dana halal atau haram, sebenarnya masih banyak pertanyaan lain yang sering muncul seperti  , Apa itu investasi reksa dana?    Kami akan membahasnya di artikel lain mudah-mudahan.

Source : yerros.me