Cara Lengkap Setting Software Mesin Absensi Spc Berserta Gambar

By | January 27, 2022

InfoSistemKeamanan.com – Sudah poly di kalangan perusahaan menggunakan mesin absensi buat mencatat data kehadiran karyawan. Salah satu produk yg gw bahas disini merupakan produk SPC, dimana produk berdasarkan spc ini mempunyai banyak varian type finger printnya dan masing-masing memiliki kelebihan serta kapsitas tersendiri. Tentu saja setiap type tersebut mempunyai cara setting softwarenya masing-masing. Pada artikel kali ini aku akan membahas tentang cara setting perangkat lunak mesin absensi SPC lengkap beserta gambarnya.

Mungkin banyak orang menduga jika mesin absensi fingerprint itu metode absensinya hanya menggunakan sidik jari, Lantaran namanya aja fingerprint yg berarti membaca sidik jari. Seiring kemajuan teknologi, kinisudah hadir metode absensi menggunakan paras, kartu dan pin. apabila ingin tahu apa aja sih type-type mesin absensi yang terdapat dalam produk spc ?.

Nah pribadi saja ke topik, buat melihat data absensi karyawan setiap bulannya tentu saja kita wajibmenarik data recordnya berdasarkan mesin absensinya. Bagaimana caranya ? Sebelumnya kita wajibsetting berdasarkan awal dulu pada perangkat lunak mesin absensinya. Mulai dari jam kerja, shift & lainnya melalui personal komputer .

1. Instal software mesin absensi

Untuk fingerprint spc nama softwarenya adalah time attendace & nama .exe nya “Tas”. Software ini bisa kita bisa menurut kotak/dusnya berbentuk cd kecil atau bisa kita download pula menurut websitenya spc indonesia. Langsung saja instal softwarenya, mudah saja cara instalnya tinggal kita klik “Next” terus sampai finish, lalu buka softwarenya.

Setelah buka akan muncul form login misalnya diatas, isikan dalam account “system” (tanpa indikasi petik) dan password kosongkan. Klik “OK”. Coba klik menu wizard, didalam sajian tadi itulah langkah- langkah berdasarkan awal hingga akhir buat menyetting software fingerprint ini. Disini saya akan bahas satu persatu cara settingnya dari awal sampai terakhir.

Departement berfungsi untuk memilah daftar karyawan sinkron menggunakan bagiannya & memudahkan buat mengambil data record absensinya. 

Pada form departemen langkah pertama klik “add” kemudian isi nama departementnya, & buat yg aku kasih kotak itu isi sesuai deskripsi perusahaan dan klik “save”. Kemudian apa saja sih bagian-bagian yg ada pada departemen tersebu ? Disini aku ambil model security dan kantor. Untuk membuatnya relatif gampang tinggal ulangin cara pertama tadi. Kalau telah close tab tadi

Setting staff disini bierfungsi buat memberi nama masing-masing karyawan yg nantinya akan ada dalam mesin absensi.

Langkah pertama klik “add” kemudian isi nama karyawan sinkron user id yang di daftarkan di mesin absensi. Pada bagian departement pillih sinkron dengan karyawan tadi. Setelah seluruh sinkron 

klik “save” & close tab tersebut.

4. Setting device management

Pada bagian ini kegunaannya buat mengkoneksikan antara komputer dan mesin absensi.

Langkah 1 : Klik “add”Langkah 2 : Selanjutnya dalam kolom device no isikan sesuai id mesin absensi umumnya defaultnya 1.Langkah 3 : Kemudian dalam kolom contoh pilih contoh mesin absensi sinkron menggunakan typenya. Untuk type expert series pilih contoh “U-serial”, sedangkan type clever series dan super series pilih “Face”Langkah 4 : Kasih nama mesin basensi pada bagian “Device name”Langkah lima : Centang kotak “Network”Langkah 6 : Pada bagian “IP addrees” isikan sinkron ip mesin absensinya. Untuk melihat ip device caranya masuk hidangan pilih set com lalu pilih ethernet & pilih ip addres.Langkah 7 : Klik “Save” dan akan tampil dibawah kemudian close.

lima. Setting holliday atau hari libur

hari libur ini umumnya di rekomendasikan buat disetting kibur hari minggu saja. Kenapa demikian ? Karena setiap tahunnya libur hari-hari akbar nir sama sebagai akibatnya tidak wajibmenyetting hari libur setiap tahunnya. Bagaimana nanti pada hasil record absensinya ? tentu saja pada hasil record absensi nantinya akan kosong atau tidak ada absensi.

Setelah membuka tab holiday akan ada tampilan seperti diatas. Kemudaian klik “Quick Setup”

Pada bagian ini centang “All Sunday” Kemudian klik “OK” dan akan tampil misalnya gambar berikut.

6. Penerapan hari libur pada karyawan

Pada bagian ini cara settingnya silahkan klik “Holliday Allotment” pada sajian bar diatas. Selanjutnya pilih departement yang akan di terapkan hari libur. Hari libur ini umumnya nir diterapkan pada karyawan-karyawan tertentu misalnya security. Setelah itu klik “Add” dan lihat perbedaanya.

Setelah diterapkan hari libur hasilnya seperti ini

7. Setting Shift management

Di bagian ini kita setting nama jam kerja karyawan sesuai jam kerja yang berlaku serta mengatur jam masuk kerja & jam pergi kerja. Disini aku ambil contoh Jam kerja hari senin-jumat & jam kerja hari sabtu. 

Pada gambar diatas silahkan ikuti langkah-langkahnya. pertama klik “new shift” kemudian akan ada form sama seperti diatas. Pada kolom “name” isikan nama jam kerja lalu centang kotak “default shift” & klik “OK”. Dan lihat hasilnya pada kotak merah nomor5 shift yang barusan dibuat telah masuk di daftar shift. Untuk langkah selanjutanya mengatur jam kerja.

Langkah 1: Pilih nama shift yg akan pada atur jam kerjanya.

Langkah dua : Klik “add detail” dan akan timbul kotak form baru dan isi jam kerja yg berlaku dan berikut penjelasannya,

Pada kotak “In” adalah pengaturan jam masuk karyawanEarliest In : Jam mulai mampu absen masuk, disitu saya isi model jam 05:00 yg adalah seluruh setiap karyawan yg tiba sebelum jam 05:00 dan melakukan absen tidak akan tersimpan pada mesin absensi. In Time : Jam mulai kerjaAllow Late In : Toleransi keterlambatan karyawan yang datang telat. disitu saja isi 15, jadi setiap karyawan yg tiba jam 07:15 nir dihitung terlambat selebihnya dihitung terlambat.

Pada kotak “Out” merupakan pengaturan jam pergi kerja karyawanAllow Early out : Toleransi karyawan pergi cepat, jadi waktu karyawan pulang 15 menit sebelum jam 16:00 masih dihitung absen normal atau nir dihitung pergi awal.Out Time : Jam pulang kerja karyawan-atest Out : Jam terakhir bisa melakukan absen. lewat jam tersebut melakukan absen tidak akan tersimpan pada mesin absensi.

Karena gw disini menaruh model jam kerja pada hari senin-jumat dan jam kerja hari sabtu maka hasilnya seperti dibawah ini untuk settingan jam kerja hari sabtu.

Yang membedakan jam senin-jumat & jam hari sabtu dalam jam pulangnya yaitu jam 15:00.

8. Setting shift pattern

Shift pattern berfungsi buat mengelompokan shift-shift yang di buat pada shift management tersebut. Shift pattern inilah yang nantinya diterapkan pada karyawan.

Lihat gambar diatas, dalam langkah angka satu aku pilih “Weekly” karena jam kerja disini terdapat dua type setiap harinya, jika cuma 1 type shift atau jam kerja dalam seminggu sanggup pilih “Yearly” atau “Auto”. Kemudian dalam langkah kedua klik “New Pattern” dan akan muncul kolom baru. Pad bagian “Name” isikan nama grup shiftnya dan tekan “OK”.

Lihat lagi gambar dibawah buat menambahkan jam kerja dalam grup shift.

Untuk menambahkan jam kerja pada gerombolanshift, langkah pertama klik “Add” kemudian ada form baru. Pilih kolom “Begin date” tentukan hari yang mau dikasih jam kerja, kemudian di kolom “Shift name” pilih jam kerja yang sesuai dengan harinya. lalu klik “OK” & ulangi menurut awal yaitu klik “Add” lagi. Sehingga hasilnya seperti dibawah.

Bisa kita lihat perbedaannya setiap harinya sama kecuali hari sabtu. Mengapa demikian ? Karena hari sabtu memiliki jam kerja yg berbeda berdasarkan hari-hari lainnya. Dan jangan lupa hari minggu jangan dikasih jam kerja ya soalnya tadi sudah kita setting libur.

9. Setting penerapan shift

Pada bagian ini manfaatnya hampir sama dengan setting penerapan hari libur. Tapi tidak sinkron cara settingnya. Langkah pertama buka hidangan “Shift Allotment”

Langkah pertama pilih departement terlebih dahulu kemudian klik “Batch allotment” selesainya itu dikolom “Shift Pattern” pilih nama kelompok shift tersebut. Kemudian klik “Select Staff” dan timbul form baru sperti dibawah ini.

Pada form diatas langkah pertama klik depertement kemudian cheklist semua karyawan per departement yang akan di terapkan jam kerjanya, klik “OK”. Setelah itu akan balikke kolom pertama seperti gambar pertama klik “OK” & muncul notifikasi misalnya dibawah

Setelah itu pribadi klik “OK” dan tekan tombol “Close” & shift telah diterapkan pada karyawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *