Depok Trade Otomotif

By | February 3, 2022

Trade Otomotif di Depok

Depok sebagai kota berkembang ternyata memiliki pangsa pasar otomotif yang tingga. Hampir semua Dealer Otomotif baik mobil maupun motor ada di kota Depok. Antara lain :

Auto2000 Toyota

Setiajaya Toyota

Autotara Daihatsu

Mitsubishi Srikandi

Honda Arista

Wuling Arista

Suzuki Buana Trada

Proton

DFSk

Daftar Dealer Mobil tersebut sangat laris di kota Depok. Sebagai Kota yang menghubungkan antara Jakarta dan Bogor, Kota Depok menjadi incaran para Marketing Otomotif untuk memasarkan produk nya.

Pangsa Pasar Tinggi

Karakter konsumtif masyarakat Depok sangatlah menguntungkan bagi para perushaan otomotif mobil baru. Tidak hanya itu, fakta yang terjadi harga mobkas yang bernopol plat B Depok ikut terbawa arus yang sangat menguntungkan.Didukung oleh kondisi geografis yang strategis dan memiliki tingkat purna jual mobkas paling tinggi di pasar otomitif. Salah satu nya Dealer Toyota Depok lebih mudah melakukan trade in tukar mobil lama ke mobil baru karena harga pasar mobkas yang tinggi.

Hal itulah yang menjadi alasan kenapa di kota Depok memiliki Dealer Toyota terbanyak jika di hitung perbandingan luas wilayah nya antara lain : Tunas Toyota Cinere, Setiajaya Toyota Margonda, Setiajaya Cimanggis, Setiajaya Parung, Setiajaya Cibubur dan Auto2000 Toyota Grand Depok City ( GDC ).

Letak Trategis dan Mudah di Jangkau

Kemudahan Akses jalan di kota Depok inilah yang sangat mendukung pertumbuhan pasar otomotif di Depok sangat tinggi. Akses Tol yang menghubungkan pusat kota Depok ke beberapa Wilayah di Jakarta dan Bogor. Lahan parkir yang luas dan berada di pusat keramaian membuat para masyarakat yang tinggal di sekitar kota Depok antara lain Jakarta Timur dan Cibinong Bogor.

Program Promo Menarik

Yang menarik yaitu Dealer Otomotif di kota Depok rutin memberikan Program Promo menarik dengan Dp ringan dan angsuran yang terbilang cukup terjangkau. Kabar nya PPNB akan berlaku kembali di bulan februari 2022. Ini akan menjadi gairah otomotif di kota Depok bangkit kembali setelah 1 bulan yang lalu mendapatkan penurunan hingga mencapai 70%.